ISLAM DAN KEBUDAYAAN

Kategori: Agama,Lainnya | Dilihat: 77 Kali
Harga: Rp 87.000
Tambah ke Wishlist

Pemesanan Juga dapat melalui :

Kode Produk: PTMG 689

Stok: Stok Tersedia

Berat: -

Sejak: 16-01-2024

Detail Produk

JUDUL: ISLAM DAN KEBUDAYAAN

PENULIS: Dr. Sukari, S.Pd.I, M.Pd.I

SINOPSIS:

Mata kuliah Islam dan Kearifan Lokal adalah salah satu mata kuliah yang wajib ditempuh oleh mahasiswa Program Peningkatan Kualifikasi Akademik S.1 di lingkungan Institut Islam Mamba'ul 'Ulum Surakarta. Mata kuliah ini dimaksudkan untuk memberi bekal kepada mahasiswa sebgai pengantar studi agar memiliki pemahaman terhadap Islam secara komprehensif dari berbagai aspeknya, mengetahui berbagai metode dan pendekatan dalam mempelajari Islam.
Tujuan mempelajari mata kuliah ini agar mahasiswa memiliki pemahaman terhadap Islam secara komprehensif dalam berbagai aspeknya, mengetahui berbagai metode dan pendekatan dalam mempelajari Islam. Mata kuliah ini difokuskan pada upaya mempelajari Islam secara efektif dan efisien sehingga mahasiswa dalam waktu yang relatif singkat memperoleh pengetahuan yang komprehensif tentang Islam. Untuk dapat mengetahui Islam secara komprehensif, Islam diidentifikasi terlebih dahulu menjadi tiga kategori: yaitu, (1) Islam sebagai sumber ajaran berupa Qur'an dan sunnah, (2) Islam sebagai hasil pemahaman terhadap sumber ajaran Islam, yang sudah mengambil bentuk disiplin ilmu keislaman seperti akidah, fikih, akhlak tasawuf dan filsafat, (3) Islam sebagai produk pengamalan.
Islam sebagai agama yang rahmatan lil alamin sangat menjaga hubungan baik sesama manusia (hablum minannas) di tengah-tengah kehidupan umatnya agar terjaga persatuan dan persaudaraan yang harmonis.
Dalam bidang muamalah, umat Islam dalam berkehidupan harus selalu menghargai berbagai kearifan lokal yang tidak melanggar syariat Islam dan wajib meluruskannya manakala bertentangan dengan syariat Islam, sehingga kearifan lokal tetap harus tunduk kepada aturan Allah SWT, tidak sebaliknya.Karena tidak semua kearifan lokal sesuai dengan syariat ajaran Islam.
Kearifan lokal merupakan bagian dari budaya suatu masyarakat yang tidak dapat dipisahkan dari bahasa masyarakat itu sendiri, karena kearifan lokal ini menjadi satu kesatuan dengan masyarakat setempat. Masyarakat disetiap daerah pun memiliki kearifan lokal yang berbeda-beda, tergantung dengan kultur dan kebiasaan masayarakatnya tersendiri.
Kearifan lokal (local wisdom) ini biasanya diwariskan secara turun temurun dari satu generasi ke generasi setelahnya melalui cerita dari mulut ke mulut yang disyiarkan melalui masyarkaat setempat itu sendiri.
Meskipun di setiap daerah mempunyai kultur yang berbeda dengan daerah lainnya dan memiliki kearifan lokal yang berbeda-beda pula, tetapi kearifan lokal terbukti memberikan solusi kongkrit terhadap persoalan lokal dan regional yang terjadi di masyarakat.

Produk Terkait